sebuah pemikiran yang saya ingin bagikan kepada para
sahabat:
ada yang berargumen bahwa: "CINTA ITU
MENGIKHLASKAN"
saya bahas lebih lanjut (sebatas kemampuan saya membahas).
Dalam ajaran Tuhan, Tuhan mengajarkan untuk ikhlas, tapi bukan berarti cinta
itu mengikhlaskan, yang benar itu ikhlas dalam mencintai (menurut saya).
Berarti argumen "cinta itu mengikhlaskan" adalah salah??? (tidak
salah, tapi benar) lalu kenapa saya salahkan?? (karena salah).
Lalu dimana letak kesalahan dan kebenaran dalam argumen itu??
jawab: benar berargumen seperti itu jika salah satu dari pasangan telah mati
(benar2 dianggap mati) dan salah jika
berargumen demikian tapi kedua pasangan masih hidup karena:
KETIKA KEDUA PASANGAN SALING MENYAYANGI MAKA AKAN SALING
MEMPPERTAHANKAN SAYANG ITU SAMPAI BENAR2 TIDAK MAMPU UNTUK MEMPERTAHANKAN.
CINTA BUKAN UNTUK DIKORBANKAN TAPI CINTA BUTUH PENGORBANAN..
http://herukasatriangamartha.blogspot.com
Jika perbedaan
menjadi sebuah alasan, maka samakan perbedaan itu atau saling menerima perbedaan
satu sama lain.
perlu anda ingat
bahwa manusia diajarkan untuk selalu berusaha dan berdoa dan jangan pernah
putus asa. Pada intinya cinta itu ikhlas bukan mengikhlaskan tapi
mempertahankan. Jika keduanya saling sayang maka akan saling mempertahankan sayang
itu sampai benar2 tidak mampu intuk mempertahankan, sampai Tuhan memanggil
untuk pulang.
Puji Tuhan.. Tuhan memberkati..
http://herukasatriangamartha.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar