Jumat, 04 Desember 2015

"CINTA ITU MENGIKHLASKAN"



sebuah pemikiran yang saya ingin bagikan kepada para sahabat:

ada yang berargumen bahwa: "CINTA ITU MENGIKHLASKAN"

saya bahas lebih lanjut (sebatas kemampuan saya membahas). Dalam ajaran Tuhan, Tuhan mengajarkan untuk ikhlas, tapi bukan berarti cinta itu mengikhlaskan, yang benar itu ikhlas dalam mencintai (menurut saya). Berarti argumen "cinta itu mengikhlaskan" adalah salah??? (tidak salah, tapi benar) lalu kenapa saya salahkan?? (karena salah).
Lalu dimana letak kesalahan dan kebenaran dalam argumen itu?? jawab: benar berargumen seperti itu jika salah satu dari pasangan telah mati (benar2 dianggap mati) dan  salah jika berargumen demikian tapi kedua pasangan masih hidup karena:
KETIKA KEDUA PASANGAN SALING MENYAYANGI MAKA AKAN SALING MEMPPERTAHANKAN SAYANG ITU SAMPAI BENAR2 TIDAK MAMPU UNTUK MEMPERTAHANKAN.
CINTA BUKAN UNTUK DIKORBANKAN TAPI CINTA BUTUH PENGORBANAN..

http://herukasatriangamartha.blogspot.com

Jika  perbedaan menjadi sebuah alasan, maka samakan perbedaan itu atau saling menerima perbedaan satu sama lain.

 perlu anda ingat bahwa manusia diajarkan untuk selalu berusaha dan berdoa dan jangan pernah putus asa. Pada intinya cinta itu ikhlas bukan mengikhlaskan tapi mempertahankan. Jika keduanya saling sayang maka akan saling mempertahankan sayang itu sampai benar2 tidak mampu intuk mempertahankan, sampai Tuhan memanggil untuk pulang.

Puji Tuhan.. Tuhan memberkati..

http://herukasatriangamartha.blogspot.com

Sabtu, 22 Agustus 2015

#motivationtoday

kalo tuhan sudah merancang jalan hidup manusia dan tidak bisa dirubah, kenapa tuhan menyuruh kita untuk berdoa? kenapa tuhan mrnyuruh kita untuk berusaha?? manusia bukan sekedar boneka yang dijalankan tuhan, tapi manusia diberi anugrah sebuah fikiran untuk berfikir dan merubah jalan hidupnya dengan selalu berdoa dan berusaha,,